Sunday, September 16, 2012

kepada gemerlapnya dunia? gemilaunya harta? atau pada ketampanan seorang pria? walaupun kau harus membuka hijabmu demi mendapat semua yang kau inginkan, maka kehinaan yang kau dapatkan!
Wahai Saudari Muslimah, siapakah yang munyuruhmu untuk berhijab?
Untukmu ukhti muslimah… kemana akan kau bawa dirimu? kepada kemuliaan jiwa? kepada keridhaan sang pencipta? atau mulianya menjadi bidadari surga? walaupun hinaan dan cacian yang harus kau terima demi menjaga hijab yang telah disyariatkan oleh agama, maka kebahagiaan yang akan kau dapatkan!
Katakan TIDAK pada gemerlapnya dunia! jika hijabmu harus terlepas karenanya
katakan TIDAK pada kemilaunya harta! jika hijabmu harus menjadi tebusannya

karena hijabmu, adalah benteng kemuliaan dirimu
bahwasannya yang menyuruhmu untuk berjilbab yang menyuruhmu untuk berbusana muslimah yang menyuruhmu ialah Allah dan Rasul-NYa dan konsekwensi kita sebagai seorang muslim maupun muslimah wajib untuk taat pada Allah Ta’ala karena Allah yang menciptakan kita Allah yang memberikan rizki pada kita Allah yang memberikan segalanya kepada kita Al-Qur’an menyuruh kita untuk berhijab Allah yang menciptakan kita yang menyuruh kita untuk berjilbab!
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang” (QS.al-Ahzab:59)
Jika seandainya manusia (wanita muslimah) tidak berbusana Muslimah, tidak berjilbab, maka manusia ini akan rusak dan hancur, akan binasa.”
aurat yang sempurna.. apa ertinya aurat yang sempurna.. even skang nie un, diri ini still mencari makna aurat yang sempurna, tapi, geram dengan orang2 Islam yang memperlekehkan aurat, pakai tudung, tapi menari gangnam style tah pape tuh.., pakai baju besar, tapi pakai legging..pakai pakaian yang agak labuh, tapi jarang..nak kata tak tahu, tahu pulak aurat tuh seluruh tubuh badan kecuali muka dan tangan. apa lagi nak dikata..? taw itu pilihan korang, tapi, kita nie hamba Dia..kepada sahabat2 saya, maaf, sebab saya tahu tak semua yang pakai menutup auratpun, saya tak mintak pun pkai tudung labuh bagai, tapi, satu je saya mintak, 'Allah comes first'..jangan gadaikan maruah Islam..wanita itu boleh jadi kekuatan terbesar juga kelemahan terbesar Islam..

wanita insaflah

‎"10 Strategi Syaitan Membuka Aurat Wanita"

Semoga entri ini berguna buat para wanita… Insya Allah..

Strategi Pertama – Menghilangkan hijab(penutup)

Perubahan zaman dan budaya manusia
menyebabkan pakaian lebih berfesyen dan
semakin banyak baju yang merendahkan aurat.
Pada tahap ini syaitan berbisik kepada wanita
dengan berkata bahawa pakaian hanyalah sekadar
hiasan dan tiada berpengaruh dengan agama.
Justeru itu, tidak mengapa sekiranya memakai
pakaian yang membuka aurat. Namun, teknik ini
tidak semestinya berkesan terutama kepada wanita
yang berpendirian dan percaya bahwa memakai
pakaian syar’i ialah satu ibadah dan bukan sekadar
berfesyen. Jika hasutan ini gagal, syaitan akan
beralih kepada strategi yang lebih licik seperti di
bawah.

Strategi Kedua – Membuka bahagian tangan

Aurat wanita meliputi seluruhnya kecuali muka dan
tapak tangan. Seharusnya menjadi kebiasaan tapak
tangan tidak ditutup. Jadi, syaitan mengambil
kesempatan ini untuk menghasut wanita dengan
berkata {tak mengapa jika memakai baju lengan
pendek….kamu masih pakai tudung...} Di pasaran
pula banyak pakaian berlengan pendek
terutamanya fesyen baru. Wanita yang terpedaya
pun memakai baju lengan pendek dan ternyata ia
kelihatan biasa pada pandangannya maupun
pandangan seorang lelaki, lalu syaitan berbisik lagi
{tidak mengapa kan..?}

Strategi Ketiga – Membuka leher dan dada

Setelah menjadi kebiasaan merendahkan sebagian
lengan, datang lagi syaitan dan berbisik {tak
mengapa kan membuka lengan…sekarang ada
fesyen baru yang merendahkan bagian dada..baju
ini terbuka sedikit
saja agar kamu tidak terasa panas…orang pasti
berkata biasa saja…} Wanita itupun memakailah
baju tersebut, daripada merendahkan sedikit,
sehingga yang nampak lagi bahagian dadanya.

Strategi Keempat – Berpakaian tetapi bertelanjang

Tidak cukup dengan itu, syaitan membawa lagi
idea baru. Kali ini syaitan berbisik {baju kamu itu
dah biasa …dah ramai orang yg pakai.. sekarang ini
ada fesyen baru lagi…baju ini tipis dan ketat saja..
boleh kamu tunjukkan bentuk badan kamu yang
cantik itu.. tidak apa-apa, sebab potongan baju ini
masih panjang…} Maka wanita ini pun memakai
baju berfesyen sebegitu sehingga menjadi
kebiasaan malah baju yang dipakai semakin ketat
dan jarang. Jadilah mereka wanita yang disebut
oleh Nabi sebagai kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi
telanjang).

Strategi Kelima – Membuka sedikit

Setelah memakai pakaian ketat dan jarang, datang
lagi syaitan dan berbisik {susah la kalau kamu
pakaian ketat semacam ini…bergerak pun terasa
terbatasi…apa kamu cuba kain yang telah dibelah
sampai ke lutut.. nanti lebih senang kamu untuk
duduk..tidak mengapa kamu rendahkan sedikit saja
yang penting kamu selesa..} Maka dipakailah
pakaian wanita yang terbelah. Ternyata ia memberi
keluasan dan memudahkan dlm bergerak.

Strategi Keenam – Membuka telapak kaki dan tumit

Syaitan berbisik lagi {sudah tak sesuai lagi kamu
berpakaian ini.. kain ini masih bagus walaupun
dibelah hingga lutut…kamu potong aja lagi hingga
diatas tumit…kamu pendekan kain ini sehingga atas
tumit akan memudahkan km berjalan..} Wanita
terus mengikuti godaan syaitan ini dan memakai
kain singkat serta ditambah pula dengan kasut
tumit tinggi.

Strategi Ketujuh – Membuka separuh betis

Sekarang, wanita ini sudah biasa memakai kain
singkat dan ternyata masih kelihatan biasa pada
pandangan orang. Syaitan berbisik lagi {fesyen
kamu ni masih biasa saja…orang macam tak
kisahkan…apa kata kamu cuba fesyen lain yang
lebih menonjol..di pasaran banyak kain skirt..tak
perlu beli yang sangat pendek …yang separuh betis
saja..} Sekarang ni syaitan sudah menjadi seperti
penasihat peribadinya. Maka dituruti hasutan
tersebut. Pada tahap ini tudung sudah tidak dipakai.

Strategi Kedelapan – Membuka seluruh betis

Wanita ada terfikir { Betulkah tindakan aku ni?
Apakah tidak berselisih dengan wanita zaman nabi
dulu ? } Syaitan pula menggunakan muslihat
dengan mengaitkan zaman dahulu dengan
sekarang. Syaitan berkata {AH! tidak. sekarang
zaman dah berubah dulu lelaki tak suka kalau
perempuan menampakkan auratnya, tetapi lelaki
sekarang banyak yang suka… yang seksi-seksi
terutama, mesti tidak terlalu seksi tp terbuka
sedikit…di pasaran banyak pakaian zaman sekarang
yang menampakkan seluruh betis…kalau kamu
tidak ikut kamu akan ketinggalan zaman..} Maka
pakailah wanita tersebut pakaian yang
menampakkan seluruh betis.

Strategi Kesembilan – Serba mini

Setelah pakaian menampakkan seluruh betis
menjadi kebiasaan, datang lagi syaitan menghasut
{pakaian kamu perlu ada variasi. Jangan pakai yang
seperti itu saja..kamu perlu pakai skirt mini…kamu
akan nampak lebih seksi dan menawan..} Maka
pakailah wanita ini skirt mini malahan bukan skirt
saja yang mini, bajunya, skirtnya, semuanya dah
menjadi kecil dan seksi. Bajunya juga sudah
bervariasi seperti berlengan pendek, merendahkan
sebagian dada dan sebagian pehanya. Ada yang
dikhaskan untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja,
pakaian rasmi, pakaian malam dan sebagainya.

Strategi Kesepuluh – Hampir semua terbuka

Muncul pula keinginan untuk mandi di kolam
renang terbuka dan pantai. Syaitan berbisik
{pakailah kamu bikini..semua di sana pakai baju
itu.. kamu tak perlu malu..} Wanita ini pun tanpa
segan lagi memakai bikini yang hanya menutup
sebagian dada dan pahanya. Dia pun bersuka ria
terutama apabila semua lelaki memandangnya.
Pada tahap ini auratnya sudah tidak diendahkan
lagi.

Semoga Bermanfaat....